10 Cara Budidaya Gurame Kolam Terpal Yang Mudah




cara budidaya gurame kolam terpal

Cara Budidaya Gurame Kolam Terpal - Ikan gurame memiliki pangsa pasar yang besar. Akan tetapi masih banyak orang yang menganggap proses pembudidayaan ikan tersebut sangat mahal karena membutuhkan kolam yang besar. Peternak dapat menggunakan kolam terpal untuk budidaya sebagai solusi. Berikut 10 cara budidaya gurame kolam terpal :

1. Menentukan Kerangka Dasar Pembuatan Kolam Terpal

Calon peternak ikan gurame bebas menentukan kerangka dasar apa yang digunakan seperti, kayu, pipa, ataupun tanah yang dilapisi dengan terpal.  Selain kolam utama, peternak juga harus menyediakan kolam pendederan untuk bibit ikan pasca masa penetasan telur berakhir.

2. Menentukan Ukuran Kolam dan Takaran Air Tepat Untuk Budidaya

Agar ikan gurame berkembang secara optimal, peternak ikan harus memastikan luas kolam dan takaran airnya sesuai untuk tempat perkembangan ikan gurame. Sebagai pedoman, setiap 1 m kolam dengan kedalaman 90 cm dapat diisi 10 ekor ikan dengan berat awal rata-rata 2.5 ons.

3. Mempersiapkan Indukan Untuk Masa Pemijahan

Jika ingin memulai pembudidayaan ikan gurame dari awal, peternak harus memulai dari mempersiapkan indukan untuk masa pemijahan. Rata-rata induk gurame yang siap untuk memasuki masa pemijahan berusia 3-7 tahun.

4. Penanganan Telur

Cara budidaya gurame kolam terpal berikutnya adalah melakukan penanganan telur ikan gurame dengan tepat.  Ciri-ciri telur yang siap untuk menetas yaitu berbau amis pekat dan timbul minyak di dalam kolam pemijahan. Ketika mendapati hal tersebut peternak bisa langsung memindahkan telur-telur ikan gurame dalam wadah lain untuk proses penetasan.

Umumnya telur gurame menetas 2-3 hari setelah proses pemijahan. Pastikan air tempat telur menetas dalam keadaan bersih dengan suhu stabil berkisar 27-28 derajat Celsius, setelah 11 hari bibit ikan bisa dipindahkan ke kolam khusus pendederan.

5. Penanganan Bibit Ikan sebelum Dan Setelah Proses Pendederan

Memasuki tahap pendederan, cara budidaya gurame kolam terpal yang berikutnya adalah pemberian asupan daphnia sebagai pakan alami bibit ikan. Dalam masa pendederan, peternak harus memberikan perlakuan extra karena di masa ini ikan rentan terjangkit hama dan penyakit.

Setelah masa pendederan habis, sebelum bibit ikan di masukkan ke dalam kolam utama terlebih dahulu dilakukan sterilisasi untuk mencegah penyakit dan hama. Caranya dengan menambah larutan kalium permanganate sebanyak 4 mg/ liter atau garam dapur sebanyak 10 g/ liter selama 15-30 menit. Setelah itu ikan boleh di masukkan ke dalam kolam utama.

6. Pemindahan Ke Kolam Utama

Bibit ikan yang dimasukkan ke dalam kolam utama harus memiliki bobot yang hampir sama yakni 2.5 ons. Bibit ikan bisa dipindahkan saat berusia dua bulan karena pada usia tersebut bibit mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Disarankan untuk melakukan proses penebaran benih pagi atau sore hari.

7. Pemberian Pakan dan Vitamin

Makanan utama ikan gurame dapat berupa pellet, ulat sutra, maupun dedaunan. Asupan tambahan bagi ikan bisa menggunakan dedak halus, kuning telur, dan jagung.  Ikan juga harus diberikan vitamin c sebanyak 250-500 mg dalam beberapa hari secara rutin untuk menjaga daya tahan tubuh ikan.

8. Menjaga Suhu Dan Kadar Keasaman Air Kolam Ikan Tetap Stabil

Suhu kolam yang tepat untuk pertumbuhan ikan gurame adalah 24-28 derajat celsius. Untuk itu peternak ikan harus mengupayakan suhu kolam tidak lebih panas atau dingin dengan meletakkan eceng gondok dan menanam pohon di sekitar kolam terpal.

Kadar keasaman pada kolam juga harus diperhatikan. Kolam harus dalam kondisi PH netral yakni 7-8. Jika kolam terlalu asam tambahkan zat kapur/ soda. Dan jika kolam terlalu basa peternak dapat menambahkan asam fosfor.

9. Perawatan Kolam

Dalam perawatannya, peternak cukup membersihkan sisa-sisa makanan ikan yang ada di kolam. Penggantian air kolam bisa dilakukan dua kali seminggu agar ikan mendapat suplai air segar. Tidak lupa pula untuk menambahkan penyaring air untuk membantu membersihkan air.

10. Masa Panen

Dalam satu tahun peternak dapat memanen ikan sebanyak 2 kali jika menggunakan metode biasa. Ikan gurame dapat dipanen ketika sudah masuk bulan ke-lima dengan ukuran 6-7 ons. Proses pemaneman dapat dibagi dua, pertama untuk dijual/ konsumsi dan kedua sebagai indukan.

Itulah 10 cara budidaya gurame kolam terpal yang harus diketahui oleh calon peternak ikan gurame. Menggunakan media terpal sebagai tempat pembudidayaan ikan gurame sangat menguntungkan. Bisnis tersebut cocok dikembangkan siapapun tanpa membutuhkan modal yang besar.


4:07:00 AM