6 Cara Memasang Flasher Yang Paling Mudah




cara memasang flasher

Cara Memasang Flasher - Flasher atau yang dikenal dengan lampu hazard merupakan perangkat yang digunakan para pengendara sepeda motor untuk melaksanakan touring. Adanya flasher yang dipasang pada motor membuat keberadaan pengendara terlihat saat di jalan raya sehingga terlihat oleh pengendara lainnya. Cara memasang flasher pun sangat mudah dilakukan sehingga dapat dipasang sendiri pemilik motor.

Memang banyak sekali produk flasher yang telah beredar di pasaran. Fitur dari flasher sendiri terdiri dari mode kedip lampu kanan dan kiri bergantian ataupun bersamaan. Namun, bisa juga dengan merakit sendiri rangkaian flasher yang diinginkan tanpa mengeluarkan biaya yang besar. Berikut akan diulas mengenai cara memasang flasher yang mudah dilakukan.

1. Siapkan Peralatan Untuk Memasang Flasher

Cara memasang flasher yang pertama pastinya harus mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk merakit rangkaian flasher atau lampu hazard. Biaya yang diperlukan untuk membeli perangkatnya pun berkisar kurang lebih lima puluh ribu. Berikut adalah alat-alat yang diperlukan saat merakit rangkaian flasher sepeda motor.
  • Perangkat flasher
  • Kabel tambahan
  • Cutter
  • Gunting
  • Obeng
  • Selotip hitam
Pilihlah perangkat flasher yang sesuai dengan kebutuhan dan juga jenis motor. Selain alat-alat diatas, persiapkan juga peralatan untuk membongkar body motor yang sering dibutuhkan seperti tang, kunci pas dan sebagainya. Gunakan juga kabel tambahan dengan diameter yang sedang untuk rangkaian motor.

2. Kondisikan Motor dan Lepas Body Depan

Sebelum memulai merakit rangkaian, pastikan terlebih dahulu jika motor sudah dalam keadaan off  supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Posisikan motor sudah bertumpu dengan standar tengah atau ganda. Kemudian lakukan pembongkaran bagian body depan sepeda motor.

Pembongkaran body depan sepeda motor dapat dilakukan dengan melepas beberapa skrup yang terpasang. Banyaknya skrup yang terpasang pada body depan setiap jenis sepeda motor jumlahnya pasti berbeda-beda. Handlamp harus dilepas dari dudukannya dengan hati-hati karena rawan pecah.

3. Hubungkan Kabel Warna Kuning atau Putih

Kabel kuning atau putih dalam memasang flasher akan disambungkan ke rangkaian kabel lampu sein. Sebelum menghubungkan kabel, sebaiknya kupas dan bakar ujung kabel dengan korek api. Buang hasil bakaran dengan kain dan jangan disentuh langsung menggunakan tangan.

Hubungkan kabel yang berwarna kuning atau putih pada soket sein motor di bagian kutub positifnya. Kabel yang pertama dipasang di sebelah kiri. Sedangkan kabel yang kedua dipasang di sebelah kanan.

4. Sambungkan Pula Kabel Merah

Kabel warna merah untuk pemasangan rangkaian flasher akan disambungkan pada arus listrik. Pemasangan kabel merah bertujuan untuk menerima arus accu+. Supaya arus listrik di motor lebih awet, jangan memasang langsung pada sumber arus listriknya.

Sambungkan kabel warna merah pada kunci kontak terlebih dahulu untuk menghindari aliran listrik yang berlebih. Hati-hati pada tahap ini supaya tidak terjadi konsleting. Jika kabel kurang panjang, bisa juga ditambah sambungan rangkaian dengan kabel tambahan baru.

5. Hubungkan Kabel Hitam

Kabel warna hitam biasanya dipasang pada kabel saklar. Pemasangan kabel hitam bisa juga dipasang ke bagian arus (massa), body motor, ground, atau kutub negatif. Pada tahap ini dapat dicek kecocokan semua rangkaian apakah sudah terhubung atau belum. Pengecekan ketepatan pemasangan rangkaian flasher setiap motor berbeda beda.

Cabut dahulu dan matikan kontaknya untuk mengecek jika rangkaian sudah terpasang dengan benar. Tempelkan kabel merah yang telah diperpanjang pada setiap kabel. Biasanya, jika pemasangan rangkaian flasher tidak tepat akan terdengar bunyi klik. Koreksi lagi pemasangan kabel hingga tidak berbunyi klik. Jika sudah tepat, ikat kabel dengan cable ties.

6. Rapikan Rangkaian

Sambungan dari rangkaian ini dapat ditutup dengan menggunakan selotip hitam yang telah disiapkan. Sebaiknya jika ingin lebih aman, gunakan selotip khusus listrik untuk melapisi sambungan rangkaian flasher. Perhatikan lagi semua rangkaian yang terpasang apakah sudah dipasang dengan erat dan tepat.

Hidupkan mesin motor dan nyalakan lampu flasher. Pastikan kedua lampu flasher sudah menyala dengan benar dan cek juga sensor otomatisnya. Jika kedua flasher belum menyala maka rangkaian ada yang belum terpasang dengan benar atau masih longgar. Jangan lupa untuk memasang kembali body motor yang telah dilepas saat memaang rangkaian flasher.

Demikian informasi mengenai cara memasang flasher dengan mudah. Flasher dapat dipasang oleh setiap orang. Namun, perlu diperhatikan setiap pemasangan rangkaiannya. Pastikan rangkaian terpasang dengan tepat dan erat agar flasher dapat menyala dan siap digunakan.


5:38:00 AM