7 Cara Budidaya Maggot Black Soldier Flies Modal Kecil




cara budidaya maggot

Cara Budidaya Maggot Black Soldier - Belakangan usaha budidaya maggot black soldier flies mulai dilirik oleh sebagian peternak. Hal ini disebabkan oleh cara pembudidayaan maggot tersebut tidak sulit. Selain itu maggot merupakan pakan ternak yang kandungan proteinnya sangat tinggi dibandingkan dengan pellet atau pakan ternak lainnya. Berikut cara budidaya maggot black soldier flies dengan modal kecil :

1. Mempersiapkan Media Perkembangbiakan Black Soldier Flies

Cara budidaya maggot yang pertama adalah mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam budidaya. Sebelumnya peternak harus menyediakan tiga jenis media perkembangbiakan sesuai dengan fase pertumbuhan maggot. Media pertama, kandang perkembangbiakan yang umumnya memiliki ukuran 2x2x2 meter. Media berikutnya berupa kotak berisikan dedak, dan yang terakhir kotak biotong tempat maggot berkembang sebelum dipanen.

2. Memilih Bibit Unggul Black Soldier Flies

Untuk menghasilkan maggot yang banyak dan berkualitas, petani maggot harus pandai dalam pemilihan bibit maggot untuk dibudidaya. Bibit maggot  black soilder flies yang berkualitas memiliki bobot tubuh kira-kira 20-22 gram/ 100 ekor. Sebelum membeli ada baiknya mengukur berat maggot pada timbangan digital agar akurat.

3. Memulai Proses Perkembangbiakan Black Soldier Flies

Setelah mendapatkan bibit unggul black soldier flies berupa maggot, peternak dapat langsung memulai proses perkembangbiakan. Cara budidaya diawali dengan memasukkan bibit atau  pre-pupa maggot ke dalam kandang perkembangbiakan. Masukan pula sampah-sampah organik di dalam kandang sebagai pangan bibit maggot.  Sediakan pula tumpukan kayu-kayu yang menjadi media bakal black soldier flies bertelur.

Pre-pupa yang berkembang di dalam kandang selama 14 hari akan berubah menjadi lalat black soldier. Setelah itu kawanan lalat ini akan melangsungkan proses perkawinan hingga betina menghasilkan telur yang akan menjadi bibit maggot baru untuk dibudidayakan. Lalat betina setidaknya menghasilkan 500- 900 butir telur. 7 hari setelah bertelur, lalat-lalat pun mati.

4. Memindahkan Telur Lalat Pada Media Dedak

Cara budidaya maggot berikutnya adalah memindahkan telur-telur yang sebelumnya tertumpuk pada kayu ke tempat lainnya. Wadah yang akan digunakan telur untuk proses penetasan diisi dengan dedak yang telah dicampur booster budidaya maggot yang kaya akan kandungan nutriago sebanyak 2 gram/ 1 kg media.

Setiap satu wadah, telur-telur yang dimasukan memiliki total berat  5 gram. Campurkan media dedak yang telah ditambahkan dengan booster budidaya maggot, kemudian semprot dengan air agar lembab.  Dalam kurun waktu 4 sampai 5 hari telur lalat black soldier akan menetas menghasilkan maggot baru.

5. Mempersiapkan Biotong Tempat Maggot Berkembang

Cara budidaya maggot  berikutnya adalah mempersiapkan wadah selanjutnya yang akan ditempati oleh telur yang telah menetas yakni biotong yang memiliki ukuran 2x1 m.  Pada wadah ini nantinya maggot akan mengalami masa pertumbuhan sebelum dipanen untuk digunakan sebagai pakan ternak maupun dijual. Dalam satu kotak media dedak yang berisikan  5 gram telur akan menghasilkan 20 kg maggot yang siap dipindahkan ke dalam kotak biotong.

Kotak biotong akan menjadi tempat terakhir yang ditempati oleh maggot selama 15 hari menjelang masa panen. Dalam satu kotak yang berisikan 20 kg maggot setidaknya sampah organik yang dibutuhkan oleh peternak adalah 10 kg setiap harinya. Jumlah tersebut dapat disesuaikan dengan jumlah kotak  biotong yang disediakan oleh peternak.

6. Menjaga Kelembaban Tempat Pertumbuhan Maggot

Maggot sangat menyukai tempat lembab cenderung basah yang redup. Untuk itu petani maggot harus terus memastikan biotong yang menjadi tempat hidup maggot tetap lembab dan jauh dari cahaya matahari. Hal ini dilakukan untuk membuat kondisi lingkungan yang nyaman bagi maggot untuk tumbuh menjadi lebih besar dan berkualitas.

7. Memanen Maggot

Cara budidaya maggot yang terakhir adalah proses memanen. Selang 15 hari sejak telur lalat black soldier menetas, maggot yang telah mencapai berat maksimum bisa langsung dipanen oleh peternak.  Setelah proses panen selesai peternak dapat membedakan antara maggot yang siap dipasarkan dengan maggot yang akan dijadikan indukan budidaya berikutnya.

Peluang usaha mengembangbiakkan maggot untuk pakan ternak sangat terbuka lebar. Sebab persaingan dalam bisnis tersebut masih jarang. Tentunya peternak maggot akan mendapatkan keuntungan yang besar sebab selain cara pembudidayaan yang sederhana, modal yang dikeluarkan pun tidak besar. Selain itu dengan membudidayakan maggot, peternak juga berperan dalam upaya meminimalisir sampah rumah tangga.


3:34:00 AM