Alat Yang Dibutuhkan Serta Cara Memasang Saklar Yang Aman




Cara Memasang Saklar Yang Aman

Cara Memasang Saklar Yang Aman - Saklar merupakan salah satu bagian penting dalam rumah. Saklar berfungsi untuk membuka dan menutup arus listrik untuk benda-benda yang membutuhkan listrik. Dengan kata lain, saklar berfungsi menghidupkan dan mematikan benda listrik. Biasanya, cara memasang saklar hanya dipahami oleh teknisi listrik saja. Akan tetapi pengetahuan memasang saklar ternyata dibutuhkan siapapun. Oleh karena itu, berikut ini kami berikan informasi tentang cara memasang saklar yang aman, mudah, dan cepat.

Alat Yang Dibutuhkan Untuk Memasang Saklar

Sebelum melakukan pemasangan saklar, ada beberapa alat yang dibutuhkan. Alat-alat tersebut antara lain saklar, obeng +, tespen, dan selotip. Jika saklar akan dipasang di tempat tinggi, jangan lupa menyediakan tangga.

Terkait dengan saklar, ada beberapa jenis saklar yang dapat dipilih, misalnya saklar tunggal, double switch, triple, atau multi-switch.

Untuk menentukan jenis saklar yang dibutuhkan, tentukan terlebih dulu berapa banyak benda listrik yang butuh aliran. Jika benda tersebut lebih dari satu, maka lebih baik menggunakan saklar double switch. Begitu pun seterusnya.

Setelah mengetahui alat dan saklar yang akan dipakai, selanjutnya tinggal membahas cara memasang saklar. Hal tersebut akan dibahas di ulasan di bawah ini.

Cara Memasang Saklar Berdasarkan Jenisnya

Setelah memutuskan jenis saklar yang digunakan, kali ini pemasang bisa mulai melakukan pemasangan. Setiap jenis saklar punya cara pasang masing-masing. Berikut ini secara garis besar dipaparkan cara memasang saklar dengan berbagai jenis.

1. Saklar Tunggal

Cara memasang saklar tunggal adalah yang termudah. Biasanya saklar tunggal digunakan untuk menghidupkan lampu. Gunakan kabel tiga kabel berukuran sama, yakni biasanya 2x1,5 mm. Hubungkan setiap kabel masing-masing ke stop kontak, tombol saklar, dan lampu.

Lebih detailnya, belitkan kawat kabel listrik pada lubang-lubang di sebelah pengungkit berwarna merah atau hitam. Kawat yang menjadi input listrik ditancapkan pada lubang sebelah pengungkit merah. Sedangkan kawat output listrik ditancapkan pada lubang di sebelah pengungkit putih. Saat kedua pengungkit ditutup, maka kedua kawat yang masuk akan terjepit dan bisa mengaliri listrik.

2. Saklar Switch Ganda (Double Switch)

Pada saklar switch ganda, kabel yang digunakan berukuran antara 2x1,5 dan 3x1,5 mm. Kabel 2x1,5 mm digunakan untuk menghubungkan saklar dengan stop kontak, dan dua atau lebih benda listrik. Sementara kabel 3x1,5 digunakan untuk menghubungkan saklar ganda dan penghubung di tengah pecahan kabel.

Cara mengaktifkan saklar switch ganda nyaris sama dengan saklar tunggal. Masukkan kawat input listrik ke lubang di pengungkit merah pertama. Lalu, masukkan kawat output listrik ke dua benda, pada stekernya masing-masing. Pasang dua kawat output itu di samping pengungkit putih mereka masing-masing.

3. Saklar Switch Lebih dari Dua

Cara memasang saklar multi-switch hampir sama dengan saklar switch ganda. Akan tetapi bedanya kabel yang dihubungkan ke benda listrik semakin bertambah. Akan tetapi saat melakukan pemasangan saklar multi-switch, perhatikan apakah kabel utama (stopkontak) cukup kuat menahan aliran listrik ke semua benda.  Jika khawatir tidak kuat, lebih baik jangan menggunakan multi-switch.

4. Saklar di Jalur Kabel

Saklar di jalur kabel maksudnya saklar yang tidak memiliki stopkontak sendiri, melainkan terhubung dengan stopkontak saklar lainnya. Kabel input listrik tidak lagi dipasangkan ke lubang di samping pengungkit merah. Akan tetapi langsung dihubungkan ke stopkontak lainnya. Sementara itu pengaturan kabel output listrik tetap sama. Hanya saja di lubang di samping pengungkit merah, kabel output dari stopkontak lain dimasukkan ke lubang tersebut.

5. Saklar Beserta Stop Kontak

Beberapa saklar disatukan dengan stop kontak sekaligus. Untuk memasang kabel pada saklar model ini, diperlukan tiga jenis kabel. Kabel input listrik netral dihubungkan dengan bagian atas stop kontak terlebih dulu. Kemudian, hubungkan kabel input listrik positif ke bagian bawah stop kontak dan di lubang samping pengungkit putih saklar.

Terkait penyaluran listriknya, terdapat sebuah jumper di antara saklar dan stop kontak. Jumper ini menempel ke salah satu lubang stopkontak dan lubang di samping pengungkit merah saklar.

Demikianlah alat-alat yang dibutuhkan serta cara memasang saklar berbagai jenis. Ingat, sebelum memilih saklar yang akan dipakai, perkirakan kebutuhan dari pemilik rumah. Jika rumah membutuhkan banyak stop kontak, ada baiknya memasang saklar yang langsung menyatu dengan stop kontak. Sebelum melakukan pemasangan, jaga agar tangan tidak basah. Selain itu, matikan terlebih dulu arus listrik di rumah, sehingga risiko konsleting bisa diturunkan.


6:28:00 AM