Cara Budidaya Ayam Kampung Serta Tips Suksesnya




cara budidaya ayam

Cara Budidaya Ayam Kampung  - Banyaknya peningkatan kebutuhan akan daging ayam membuat bisnis budidaya ayam semakin barak berkembang, terutama ayam kampung. Ayam kampung dinilai memiliki gizi yang lebih baik dari pada ayam boiler. Hal tersebut akhirnya dianggap mampu meraup keuntungan yang cukup menjanjikan. Namun hal tersebut haruslah dilakukan dengan benar, peternak harus memahami cara budidaya ayam kampung yang dapat meraih sukses itu harus seperti apa.

Tips Sukses Budidaya Ayam Kampung

Sebelum paham mengenai cara budidaya ayam harus mengetahui tips agar budidaya ayam kampung sukses. Karena percuma jika paham cara budidayanya namun tidak mengetahui cara membuat budidaya tersebut sukses dan mampu meraup keuntungan besar. Berikut tips sukses budidaya ayam kampung yang wajib diketahui:
  • Memilih bibit yang unggul. Cara budidaya ayam agar sukses adalah dengan memilih bibit yang unggul. Dilihat dari jenis serta keturunan ayam yang akan dijadikan bibit. Karenanya saat membeli anakan ayam harus meneliti seperti apa induk serta ayam jantan yang mengawini sang induk.
  • Tentukan waktu yang tepat memulai budidaya ayam. Tips ini merupakan kunci kesuksesan budidaya ayam kampung, terutama bagi peternak kecil. Dengan memulai ternak saat panen sudah memprediksi ayam akan berharga tinggi akibat banyak peminatnya, seperti saat lebaran. Durasi waktu dari mulai budidaya hingga panen adalah 4 bulan.
  • Pemberian makan teratur serta bernutrisi. Dengan pemberian makan teratur serta bernutrisi merupakan cara budidaya ayam kampung yang akan meraih sukses lebih cepat. Pakan haruslah yang menganduk kadar protein tinggi, seperti kedelai, keong, ampas tahu, dan masih banyak lagi.
  • Kandang harus luas, kering dan sejuk. Ini berarti cara budidaya ayam kampung yang baik adalah sesuaikan populasi ayam dengan luas kandang. Agar suhu kandang sejuk walau saat matahari terik dengan mengatur lubang ventilasi sebaik mungkin. Begitupun saat musim hujan, kandang harus dijaga agar terus hangat serta kering.

Cara Budidaya Ayam Kampung

Setelah mengetahui tips sukses budidaya ayam kampung akan mempermudah dalam proses budidaya. Sehingga faktor keberhasilan akan lebih meningkat karena telah paham cara budidaya ayam kampung yang sukses. Berikut cara budidaya ayam kampung yang bisa jadi referensi:

1. Sistem Ternak Semi Intensif

Cara budidaya ayam kampung yang pertama adalah dengan sistem semi intensif. Dimana ayam kampung akan dipelihara dengan dilepas pada hamparan pekarangan. Namun ruang gerak ayam terbatas karena sekeliling pekarangan dibuat pagar, sehingga ayam tidak dapat keluar. Jadi ayam akan merasakan kebebasan namun tetap dibatasi sehingga tidak menyebar kemana-mana.

Selain itu anak ayam yang baru menetas akan dipisahkan dari induknya. Karena anakan ayam akan dipelihara pada kandang khusus. Selain pemberian pakan secara teratur, ayam juga diajarkan mencari makan di dalam kandang pekarangan. Tanah dalam kandang dicangkul sehingga cacing tanah akan tumbuh dan pakan alami akan tersedia.

2. Sistem Ternak Ektensif (Umbaran)

Sistem yang juga biasa disebut sistem tradisional ini merupakan cara budidaya ayam kampung yang cukup populer di pedesaan. Dimana dengan sistem ini, ayam dibiarkan bebas berkeliaran tanpa kandang. Masyarakat yang bermukim di pedesaan banyak menerapkan sistem ini karena tersedianya lahan yang luas. Peternak menganggap hal ini sebagai usaha sampingan sehingga aspek serta kurangnya perhitungan tidak terlalu dipikirkan.

Dengan sistem tradisional ini, akan lebih menghemat dalam pemberian pakan serta perawatan sehari-hari. Karena ayam mencari makan sendiri, namun hal ini akan membuat ayam jadi lebih mudah tertular penyakit serta ayam akan menjadi liar dan sulit diatur. Biasanya budidaya ayam dengan sistem ini tidak terlalu mementingkan keuntungan, karena berniat hanya memelihara bukan untuk dijual.

3. Sistem Ternak Intensif

Sistem intensif merupakan cara budidaya ayam kampung berikutnya, yaitu dengan mengurung ayam di dalam kandang tanpa dilepas. Hal ini memiliki dampak negatif karena ayam yang dikurung selama 24 jam penuh membuat pertumbuhan ayam terhambat. Akan mengakibatkan bengkaknya biaya pembelian pakan karena ayam tidak diajarkan mencari makan secara alami.

Itulah cara budidaya ayam kampung serta tips yang dapat meraih sukses. Dengan pemahaman tips dan cara mampu mengoptimalkan hasil sebaik mungkin, sehingga keuntungan akan lebih besar. Serta mampu mencegah kerugian yang berujung kegagalan.


4:31:00 AM