Cara Budidaya Bebek Petelur Dari Pembuatan Kandang Hingga Memanen Hasil




cara budidaya bebek petelur

Cara Budidaya Bebek Petelur lengkap - Bebek petelur menjadi salah satu jenis peluang budidaya yang banyak dilirik banyak orang. Pasalnya permintaan telur bebek kian meningkat, sehingga tak heran jika banyak orang tertarik membudidayakan jenis bebek ini. Cara budidaya bebek petelur dapat dilakukan mulai dari persiapan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan, pencegahan penyakit hingga memanen hasil. Lebih lanjut penjelasan tersebut akan diuraikan berikut ini :

1. Menyiapkan Kandang

Salah satu langkah awal dalam budidaya bebek petelur yaitu membuat kandang. Pada umumnya kandang ren merupakan kandang yang sering digunakan peternak itik semi intensif. Jenis kandang ini biasanya terbagi menjadi dua ruang yaitu untuk ruang istirahat atau bertelur dan ruang sebagai pelataran.

Kandang bebek idealnya berukuran 1 m2 untuk 4 ekor. Jadi jika ingin memelihara 300 ekor bebek maka kurang lebih lahan yang dibutuhkan 75 m2. Luas tersebut dibagi menjadi dua untuk ruang bertelur dan pelataran. Atap yang digunakan harus baku dan kokoh agar bebek terhindar dari panas dan hujan. Peternak bisa menggunakan atap berupa genteng, asbes ataupun rumbia yang harganya lebih murah.

2. Memilih Bibit

Setelah membuat kandang maka cara budidaya bebek petelur selanjutnya yaitu memilih bibit. Keberhasilan dalam beternak ditentukan pada tahap pemilihan bibit ini. Apabila salah menentukan bibit maka telur bebek yang dihasilkan kurang maksimal. Dalam pemilihan bibit ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dalam pemilihan bibit yaitu postur tubuhnya. Usahakan pilih bibit yang berbadan tegap, memiliki paruh dan kaki yang besar, dan selalu pilih bibit yang tidak cacat. Untuk DOD jantan hindari memilih bibit yang berbulu cokelat kehitaman, suaranya serak dan berparuh hitam. Pilihlah bibit betina yang siap bertelur dengan ciri-ciri berbulu mulus, mata besar, kepala kecil, paruh pipih serta berbadan ramping.

3. Menyiapkan Pakan

Pemberian pakan bebek pada umumnya disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan. Kebutuhan bahan pokok pakan sebagai sumber karbohidrat dapat berasal dari dedak, jagung, nasi aking serta menir. Tak hanya itu bebek petelur juga membutuhkan sumber protein hewani.

Beberapa sumber protein hewani bisa didapatkan dari ikan rucah, remis, kulit udang, bekicot dan keong sawah. Selalu perhatikan kandungan air di dalam pakan, sebab bebek kurang dapat beradaptasi dengan makanan kering. Usahakan kandungan air pada pakan bebek sebesar 20%. Pemberian pakan bisa dilakukan 2 sampai 3 kali sehari secara teratur.

4. Pemberian Vitamin

Pemberian vitamin merupakan salah satu cara budidaya bebek petelur yang dilakukan sebagai agar bebek tidak terdampak penyakit. Ini merupakan upaya yang penting dilakukan untuk mencapai keberhasilan beternak bebek. Bebek yang kurang sehat akan menghasilkan telur yang kurang berkualitas. Oleh karenanya kesehatan bebek pun harus terjamin.

Bebek yang terkena penyakit biasanya gerakannya lamban, tidak mengeluarkan suara, dan menolak makan. Bebek juga kerap terkena penyakit berak kapur, yaitu ditandai dengan kotorannya yang berwarna hijau dan terdapat bercak putih. Penyakit bebek ini dapat diobati dengan nitro furans, sulfa serta antibiotik. Pengobatan dapat dilakukan dengan mencampur furszolidon 0,0011% ke dalam pakan.

5. Memanen Hasil

Biasanya bebek akan bertelur pada dini hari. Peternak dapat mengambil telur-telur pada pagi hari yaitu pukul 06.00 sampai 07.00. Pengambilan telur dapat dilakukan sekaligus pemberian pakan. Kandang dapat dibuka dan bebek dikeluarkan lalu diberikan pakan pagi hari. Selagi bebek keluar kandang dan makan maka peternak dapat memungut telur satu per satu di dalam kandang.

Gunakan wadah telur berupa keranjang atau tempat yang cekung. Telur yang telah diambil hendaknya segera dijual atau dipasarkan. Ini bertujuan untuk tetap menjaga kualitas telur yang akan diolah. Hindari menyimpan telur lebih dari lima hari karena kualitas telur sudah menurun. Jumlah telur yang dihasilkan juga tergantung pada jumlah bebek di dalam kandang. Biasanya dalam satu kandang yang berisi 100 ekor bebek bisa menghasilkan 60 butir telur.

Budidaya bebek petelur merupakan upaya merawat bebek petelur agar dapat membuahkan hasil yang maksimal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka harus diperhatikan cara membudidayakannya. Cara budidaya bebek petelur di atas dapat dijadikan sebagai referensi untuk pemula dalam membudidayakan bebek petelur.


3:43:00 AM