Cara Menanam Bayam Bersama Anak Beserta Alat, Bahan dan Perawatan




cara menanam bayam

Cara Menanam Bayam - Bayam yang merupakan makanan kesukaan Popeye, banyak dihindari oleh anak-anak. Padahal kalsium dan vitamin dalam bayam bagus untuk perkembangan tubuh. Ajak anak untuk menanam bayam di rumah agar mereka lebih tertarik untuk mengkonsumsi setelah berusaha menanam dan merawat tanaman tersebut. Berikut adalah alat dab bahan serta cara menanam bayam di rumah yang bisa dilakukan bersama anak dilengkapi dengan cara perawatannya.

Alat Dan Bahan

Alat dan bahan yang diperlukan dalam prosedur penanaman ini sangat mudah didapatkan di toko pertanian.
  • Sekop. Sekop digunakan untuk memindahkan tanah dan pupuk. Anak-anak akan menyukai kegiatan berkebun karena bisa sambil bermain. Pilih sekop berwarna terang agar anak-anak mau membantu Ibu atau Ayah menanam bayam.
  • Rockwool. Rockwool merupakan media tanam ini berbahan dasar batuan basalt, batu kapur dan batu bara. Batuan ini kemudian dilelehkan dalam suhu tinggi kemudian dibentuk menjadi serat-serat. Biasanya Rockwool digunakan sebagai media tanam hidroponik.
  • Tanah. Tanah tersedia di berbagai tempat dan cukup mudah didapat. Pilih tanah yang subur, misalnya tanah yang berada dekat dengan pohon besar. Atau bisa juga meningkatkan kesuburan tanah caranya campurkan dengan pupuk kompos.
  • Polybag. Polybag biasanya berwarna hitam dan kurang menarik untuk anak. Berikan pengertian pada anak bahwa polybag adalah salah satu media tanam yang praktis dan memudahkan pemindahan serta penyemaian bibit.
  • Bibit bayam. Bibit Bayam dapat dibeli di toko tanaman atau pasar. Pilih bibit dengan kualitas yang baik dan melewati proses Quality Control sehingga kemungkinan gagal tumbuh kecil.
  • Pupuk kompos. Pupuk Kompos bisa didapatkan dari kotoran binatang seperti ayam atau kambing. Ajak anak untuk membeli atau membuat langsung agar pengalaman dan antusias anak bertambah.
  • Air. Air yang digunakan adalah air bebas tawas seperti air hujan atau air sumur. Semakin bersih airnya maka kualitas tanaman semakin baik.
Alat dan bahan tersebut kemudian dipersiapkan sesuai dengan ukuran anak-anak agar mereka lebih mudah menggunakan alat dan memindahkan bahan-bahan untuk menanam bayam. Misalnya ukuran polybag, pilih yang kecil dan mudah diangkat anak jika sudah diisi dengan media tanam.

Cara Menanam

Cara menanam bayam bersama anak cukup mudah yaitu dengan melakukan tiga langkah berikut. Pastikan anak-anak menjadi pemeran utama dalam proses menanam bayam. Meski hasilnya mungkin tidak maksimal, biarkan anak mencoba untuk bermain dengan tanah dan bibit.

1. Semaikan Benih

Benih yang berbentuk biji harus ditumbuhkan akarnya terlebih dahulu. Caranya, siapkan media tanam berupa rockwool lalu letakkan satu biji bayam di atasnya. Jika menggunakan polybag, siapkan terlebih dahulu media tanam berupa campuran tanah dan pupuk. Kemudian masukkan ke polybag. Setelah siap, letakkan 3 sampai 5 biji dalam satu kantung polybag.

Anak diarahkan untuk menata benih sambil diberitahu cara menanam yang benar. Berikan pengetahuan kepada anak bahwa bayam yang sedang ditanam perlu proses lama untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga anak harus sabar menunggu.

2. Siram Bibit Bayam

Cara menanam bayam yang kedua, adalah menyiram bibit bayam. Setelah proses peletakan benih selesai, semprot dengan air bersih secukupnya. Pastikan tanah cukup air dan tidak terlalu basah. Akar dan batang akan tumbuh setelah beberapa hari.

Ingatkan anak untuk merawat pohonnya setiap hari. Penyiraman bayam dilakukan pagi dan sore untuk menjaga kelembaban. Jelaskan pada anak bahwa bayam membutuhkan air untuk dapat memproduksi makanan bagi diri tumbuhan tersebut.

3. Siapkan Lahan atau Pot

Jika anak ingin memindahkan tanaman bayam ke pot berwarna atau kebun, pastikan tanaman sudah memiliki akar dan batang yang cukup kuat. Ambil dengan hati-hati, kemudian letakkan pohon di media tanam yang baru. Berikan pupuk secara berkala agar hasil maksimal.

Proses ini akan mengajarkan anak untuk bersikap lembut pada tanaman. Beri pengertian bahwa meski tumbuhan tidak bisa bicara manusia harus memperlakukannya dengan baik. Sebab, dari tumbuhanlah manusia bisa makan untuk menghasilkan energi dalam tubuh.

Perawatan

Penanaman pohon bayam bersama anak, bertujuan agar anak lebih tertarik mengkonsumsi sayuran. Maka sebagai orang tua, harus dipastikan hasil tanam baik. Berikut adalah perawatan yang harus dilakukan hingga waktu panen tiba.
  • Siram tumbuhan secara teratur tiap pagi dan sore hari. Jika cuaca mendung atau sudah turun hujan, pastikan tumbuhan cukup air dan tidak perlu disiram lagi.
  • Pilih tempat yang aman dari gangguan binatang, maupun angin besar. Letakkan tumbuhan bayam di teras rumah atau kebun dengan pagar pelindung.
  • Pastikan cahaya matahari cukup bagi tumbuhan, karena mereka membutuhkan bahan bakar untuk melakukan fotosintesis. Cahaya tidak perlu terlalu terang atau panas. Yang terpenting setiap hari tumbuhan tersebut dapat menyerap energi dari matahari.
  • Panen dapat dilakukan setelah 4 minggu penanaman atau setelah tumbuhan dirasa cukup daunnya. Ajak anak untuk memetik daun bayam secara langsung agar mereka merasakan hasil dari proses yang panjang.
Cara menanam bayam yang sederhana ini dapat membantu anak untuk memahami bahwa berkebun adalah proses yang lama. Untuk itu orang tua dapat memberi pengertian agar anak-anak tidak membuang atau menyisihkan sayuran, karena disetiap helai daun bayam ada perjuangan petani.


3:56:00 AM