Cara Menanam Hidroponik Selada di Rumah




cara menanam hidroponik selada

Cara Menanam Hidroponik Selada Di Rumah - Sayuran yang satu ini merupakan sayur yang tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Banyak yang beranggapan bahwa tanaman ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi. Akan tetapi dengan metode hidroponik, tanaman selada bisa ditanam di mana saja. Berikut ini adalah cara menanam hidroponik selada di rumah.

1. Memilih Bibit Yang Tepat

Selada memiliki banyak jenis, dan tentunya harus memilih jenis selada yang sesuai. Umumnya selada bisa tumbuh di dataran tinggi tetapi tidak menutup kemungkinan juga selada bisa tumbuh di dataran rendah. Jika tinggal di dataran tinggi, maka pilihlah benih yang tahan dengan hawa yang sejuk.

Akan tetapi jika berada di dataran rendah, sebaiknya pilihlah benih yang tahan dengan cuaca panas. Dari berbagai jenis varian selada, hanya benih selada kriebo saja yang tidak direkomendasikan untuk ditanam di dataran tinggi. Akan tetapi dengan varietas yang lain bisa ditanam di berbagai kondisi tanah, mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi.

2. Menyiapkan Alat Dan Bahan

Selain mempersiapkan benih, siapkan juga botol air mineral yang berukuran besar sebagai media tanam selada. Siapkan juga pupuk, air, gunting, kain flannel, dan paku. Bahan dan alat ini sangat mudah untuk didapatkan, bahkan barang-barang bekas juga bisa digunakan. Jika alat dan bahan sudah siap, lanjut ke pembuatan media tanam selada.

Selain itu, siapkan juga pipa PVC yang nantinya berguna untuk pertumbuhan tanaman selada yang ditanam dengan sistem hidroponik. Kegunaan dari pipa PVC ini adalah untuk mengalirkan nutrisi yang dibutuhkan untuk selada yang ditanam dengan hidroponik.

Biasanya ukuran dari pipa PVC yang digunakan untuk sistem hidroponik adalah PVC tipe D dan tipe AW. Untuk ukurannya, biasanya menggunakan ukuran 2,5 sampai 3 inci. Maka dari itu, dalam cara menanam hidroponik selada ini bisa menggunakan pipa PVC berukuran 2,5 inci.

3. Membuat Media Tanam Selada

Untuk membuat media tanam selada, ambil botol air mineral dan potong menjadi dua bagian kemudian lubangi bagian botol yang atas. Berikutnya tumpuk dua bagian botol tersebut dengan cara bagian tutup botol kearah bawah bagian botol yang lain. Bentuk dari botol air yang ditumpuk ini kurang lebih sama seperti corong yang dimasukkan ke gelas.

Setelah itu botol bagian bawah di isi dengan air di setengah bagian saja. Air ini berguna untuk sumber nutrisi dari selada yang akan ditaman dengan sistem hidroponik. Kemudian masukkan kain flanel pada bagian atas botol yang sudah dilubangi tadi. Kain flannel yang dipasang memanjang ini berguna untuk menyerap nutrisi dari air yang ada pada bagian bawah botol.

4. Melakukan Pembibitan Selada

Cara menanam hidroponik selada berikutnya adalah melakukan pembibitan selada. Benih selada pertama-tama disemai pada potongan rockwool. Masukkan satu atau dua benih selada ke rockwool  yang sudah dilubangi pada bagian tengah rockwool. Berikutnya letakkan dan basahi rockwool lalu letakkan pada tempat yang gelap.

Benih selada biasanya tumbuh dan mulai berkecambah setelah berumur tiga sampai empat hari. Maka dari itu, jangan lupa untuk menyiram benih dengan teratur dan biarkan bibit tumbuh di persemaian sampai 17 hari. Di umur 17 hari ini, biasanya bibit selada sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam yang tadi sudah dibuat.

5. Memindahkan Bibit Selada

Setelah bibit berada pada usia yang tepat, pindahkan bibit ke perangkat hidroponik. Perangkat hidroponik ini bisa dibuat dengan menggunakan pipa PVC berukuran sedang yang disusun pada sebuah dudukan. Pipa PVC ini berguna untuk tempat nutrisi agar tanaman selada bisa tumbuh dengan baik.

Untuk memindahkan bibit selada dari rockwool ke perangkat hidroponik, pastikan untuk memindah dengan hati-hati. Hal tersebut agar akar selada tidak terlepas. Sejajarkan botol dengan lubang yang sudah dibuat pada pipa PVC. Di samping itu, gantilah nutrisi jika sudah hampir mengering atau tepatnya setengah penuh.

Itulah cara menanam hidroponik selada yang dapat dilakukan di rumah. Selada merupakan sayur yang kerap dikonsumsi dan umumnya sering ditemukan pada makanan seperti gado-gado. Menanam selada tidak hanya bisa ditanam di dataran tinggi, akan tetapi di berbagai lahan juga bisa. Salah satunya dengan menggunakan cara hidroponik yaitu menanam tanaman tanpa media tanah.


4:54:00 AM