Cara Mengetahui Jenis RAM Laptop Mudah dan Cepat




cara mengetahui jenis ram laptop

Cara Mengetahui Jenis RAM Laptop - Mengetahui jenis RAM laptop adalah hal yang penting. Salah satu kegunaan mengetahui jenis RAM laptop berguna untuk upgrade RAM tersebut. Ketika ingin membeli RAM baru, harus dicocokkan terlebih dahulu spesifikasi dan jenis RAM laptop. Jadi tidak sembarangan dalam memilih jenis RAM. Namun sebelum membahas mengenai cara mengetahui jenis RAM laptop, perlu diketahui pula jenis-jenis RAM yang ada, dari yang terendah hingga yang tertinggi atau yang terbaru.

Jenis RAM laptop diantaranya RAM EDO 72 pin, SD RAM 168 Pin, DDR 1 184 pin, DDR 2 240 pin, DDR 3 300 pin. Sedangkan ukuran RAM dari yang terendah hingga yang tertinggi ialah 64 MB,  128 MB, 256 MB, 521 MB, 1 GB, 2 GB, 4 GB, 2 X 4 GB, 4 X 4 GB. Saat ini jenis RAM yang banyak beredar ialah DDR 2 dan DDR 3. Setiap tingkatan jenis pun tentu memiliki keunggulan lebih. Seperti DDR 2 dan DDR 3, yaitu jenis DDR 3 memiliki transfer daya 8x lebih cepat dari DDR 2, selain itu memiliki DDR 3 memiliki arus tegangan 1,5v sedangkan DDR 2 sebesar 1,8 v. Berikut ini cara mengetahui jenis RAM Laptop:

1. Cek Manual

Cara ini dapat menjadi alternatif jika laptop sedang mati atau bahkan tidak bisa dihidupkan. Pertama, informasi RAM tertulis di stiker laptop yang tertempel di dekat keyboard. Kedua, cek di hardware RAM langsung. Beberapa laptop mencantumkan besar RAM yang ditanam pada stiker yang ditempel pada RAM. Ketiga cek di badan RAM langsung. Biasanya akan tertera secara detail informasi RAM baik. Namun, yang tercantum pada cara manual ini adalah aslinya atau bawaan pabrik. Cara ini tidak berlaku jika laptop sudah pernah di-upgrade atau di-downgrade.

DDR 2 memiliki spesifikasi sebagai berikut: PC4200 clock speed 533 MHz, PC5300 clock speed 667 MHz, dan PC6400 clock speed 800 MHz. Sedangkan DDR 3 memiliki clock speed yang beragang dari 400 hingga 1.066 MHz.

2. Melalui Properties Di Windows Explorer

Cara mengetahui jenis RAM laptop yang satu ini adalah cara yang termudah dan lebih akurat. Langkah pertama, buka windows explorer, lalu pada This PC atau My Computer klik kanan. Selanjutnya pilih properties, akan muncul jendela baru yang menampilkan informasi laptop. Informasi RAM tertera pada Installed Memory.

3. Melalui BIOS

Informasi yang ditampilkan oleh BIOS paling akurat dibanding yang lain. Cara masuk ke BIOS ialah nyalakan laptop lalu langsung tekan tombol sesuai jenis BIOS. BIOS AMI menggunakan tombol Del, sedangkan Insyde H20 menggunakan tombol F2. Selanjutnya akan muncul informasi mengenai sistem laptop termasuk RAM yang tertanam.

4. Menggunakan Perangkat Lunak CPU-Z

Jika ingin mendapatkan informasi lebih, anda dapat menggunakan aplikasi ini. CPU-Z dapat diunduh secara gratis. Informasi yang ditunjukkan oleh perangkat lunak ini sangat detail dan akurat. Selain mengenai RAM, CPU-Z  juga memberikan detail prosessor, graphic, VGA dan perangkat sebagainya. Bahkan mengenai informasi RAM saja ditampilkan pula jenis dan merk RAM sekaligus yang tidak didapatkan melalui cara-cara di atas.

Informasi jenis RAM berada di tab SPD. Di sebelah informasi slot, tercantum jenis RAM, apakah DDR 1, 2 atau yang lainnya. Dan dibaris Max Bandwitch tercantum besaran clock speed RAM. Selain itu di tab SPD ini diinformasikan slot laptop pojok kiri atas. Jika masih kosong dan tidak terdeteksi berapa RAM nya, berarti slot tersebut masih kosong.

5. Menggunakan Perangkat Lunak Speecy

Aplikasi lain untuk melihat informasi RAM ialah Speecy. Hampir dengan CPU-Z, Speecy juga menampilkan informasi hardware serta sistem operasi yang digunakan laptop. Dan tentunya informasi detail RAM laptop.

Itulah beberapa cara mengetahui jenis RAM laptop. Setelah anda mengetahui kapasitasnya dan jenisnya, sebaiknya pasanglah sistem operasi dan aplikasi yang sesuai. Hal ini penting untuk performa laptop. Tentu tidak nyaman bekerja dengan laptop yang performanya buruk.

Perhatikan pula system requirement aplikasi yang akan dipasang lalu cocokkan dengan kapasitas RAM laptop. Ada yang memberikan minimum system requirement yang artinya kapasitas minimal laptop yang tersedia. Jika melewati batas minimum, aplikasi tidak akan dapat terinstal atau performa turun, begitu pula sebaliknya. Jadi, gunakanalah pula sistem operasi sesuai kebutuhan, tidak perlu terbaru yang penting telah memenuhi kebutuhan anda. Selamat mencoba!


4:27:00 AM