Cara Meningkatkan Getah Karet Yang Wajib Diketahui Oleh Petani Karet




cara meningkatkan getah karet

Cara Meningkatkan Getah Karet - Tanaman karet merupakan salah satu tanaman yang mempunyai usia panjang dengan masa penyadapan sepanjang tahun. Tanaman karet ini memperoleh nutrisi dari dalam tanah dan dari udara di sekitarnya. Nutrisi yang diperoleh tanaman karet dari dalam tanah harus tercukupi agar bisa menghasilkan getah karet yang berlimpah. Namun, jika nutrisinya tidak tercukupi, maka hasil getah karet akan tersendat. Hal inilah yang membuat para petani mencari berbagai cara meningkatkan getah karet.

Tanaman karet ini masuk ke Indonesia pada tahun 1964 dan awalnya ditanam di Kebun Raya Bogor sebagai tanaman koleksi. Tanaman karet ini usia produktifnya bisa mencapai lebih kurang 25 tahun. Untuk menanam tanaman karet ini, petani harus memilih bibit yang berkualitas agar hasil getah yang dihasilkan nantinya akan lebih banyak. Ada beberapa cara meningkatkan getah karet yang wajib diketahui oleh petani karet. Bagaimana cara meningkatkannya? Berikut akan disajikan ulasan lengkapnya.

1. Memberantas Gulma (Tanaman Pengganggu) Secara Rutin

Memberantas gulma secara rutin merupakan salah satu cara meningkatkan getah karet yang akan menambah nilai ekonomi. Sebaiknya para petani menerapkan sistem tanam tumpang sari untuk mencegah keberadaan gulma. Ada juga beberapa petani yang memanfaatkan tanaman rambat untuk mencegah dan menghalangi tumbuhan gulma.

Gulma ini tidak boleh terlalu subur, karena akan membuat tanaman cenderung kekurangan nutrisi. Namun gulma harus tetap ada, karena jika tidak ada sama sekali maka unsur hara di permukaan akan terkuras. Selain itu, unsur hara juga akan terbawa oleh aliran air permukaan, salah satunya seperti air hujan.

2. Pemberian Pupuk Harus Disesuaikan Dengan Kondisi Alam

Pemberian pupuk tanaman karet yang dilakukan oleh petani ini harus disesuaikan dengan karakteristik dari kondisi alamnya. Artinya, petani tidak bisa menerapkan metode pemupukan yang dilakukan oleh petani yang berbeda kota dengannya. Hal ini dikarenakan kondisi alam antara kedua daerah itu bisa saja berbeda.

Pupuk ini berguna sebagai sumber unsur hara bagi tanaman karet. Jika pohon karet unsur haranya tercukupi, maka tanaman karet akan subur dan menghasilkan getah karet yang banyak. Untuk pemberian pupuk ini, petani bisa mengunjungi kantor dinas pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi pemberian pupuk yang sesuai.

3. Menyadap Karet Sebelum Matahari Terbit

Petani harus menggunakan teknik penyadapan karet yang benar agar hasil getah yang didapatkan juga semakin meningkat. Cara meningkatkan getah karet selanjutnya yaitu dengan melakukan penyadapan pada waktu pagi hari sebelum matahari terbit. Hal ini akan membuat getah karet yang keluar dari batang pohon lebih banyak karena adanya tekanan tugor.

Petani tidak boleh melakukan kekeliruan ataupun kesalahan dalam penyadapan agar tidak berdampak pada hasil yang didapatkan dari tanaman karet. Lakukanlah penyadapan sesuai dengan prosedur yang sudah ada atau ditetapkan. Jangan sampai melakukan penyadapan saat klorofil tanaman sudah aktif, karena getah dalam batang akan ditarik ke daun.

4. Memberi Perangsang

Memberi perangsang juga merupakan salah satu cara meningkatkan getah karet yang bisa dilakukan oleh petani. Petani bisa menggunakan perangsang baik menggunakan bahan alami maupun bahan buatan. Petani juga bisa menemukan produk perangsang getah karet yang bersifat kimiawi yang sudah banyak beredar di pasaran.

Perlu diingat, sebelum petani menggunakan produk kimiawi tersebut secara massal, petani sebaiknya menguji khasiat dari produk tersebut terlebih dahulu. Namun, jika petani lebih menyukai perangsang alami, petani bisa menggunakan bawang merah. Oleskanlah bawang merah yang telah ditumbuk pada sekitar permukaan area batang tanaman karet secara merata.

5. Melakukan Pemeliharaan Secara Rutin

Tanaman karet merupakan salah satu tanaman yang tahan terhadap kekeringan, sehingga pemeliharaannya juga tidak terlalu rumit. Lakukanlah pemeliharaan tanaman karet secara rutin dan teratur. Pemeliharaan tanaman karet ini sangat penting dilakukan oleh petani karet. Petani hanya perlu menjaga agar tanaman karet tidak terserang penyakit.

Petani harus lebih memperhatikan tanaman karet ini, terutama pada saat masa pertumbuhan. Saat masa tersebut, petani harus membuang tunas palsu yang tumbuh tetapi bukan dari mata okulasi. Selain itu, tunas cabang yang tumbuh pada batang utama juga harus dilakukan pemotongan agar tidak merusak pohon karet yang sedang tumbuh.

Itulah cara meningkatkan getah karet yang wajib diketahui oleh petani karet. Cara ini bisa dicoba dan dilakukan oleh para petani karet. Jika petani karet sudah mengikuti semua cara di atas, maka getah karet yang dihasilkan akan meningkat dari sebelumnya. Lakukanlah cara tersebut secara teliti dan teratur.


6:32:00 AM