Hal Yang Perlu Diperhatikan dan Cara Memasang Ring Piston Dengan Aman




cara memasang ring piston

Cara Memasang Ring Piston Dengan Aman - Bisa dibilang, ring piston merupakan salah satu komponen mesin paling penting. Apabila ring piston rusak, maka mesin akan mengalami lost power. Ada komplikasi lain yang juga akan timbul, misalnya mesin susah hidup, knalpot ke luar asap, dan boros oli. Saat itu terjadi, ring piston perlu dibongkar. Sayangnya, tidak semua orang paham cara memasang ring piston kembali seperti semula. Lalu sebenarnya bagaimana caranya? Ini ulasannya.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memasang Ring Piston

Saat ring piston aus, diameternya akan semakin mengecil. Hal ini otomatis akan memperlebar celah antara ring piston dengan silinder. Pelebaran ini akan mengakibatkan mesin tidak berfungsi sebaik biasanya. Jika tidak segera ditangani, kerusakan ring piston bisa menimbulkan “turun mesin”. Kondisi ketika mesin tidak bisa kembali seperti semula meski sudah diperbaiki.

Sebelum turun mesin, ring piston harus segera diganti. Masalahnya, cara memasang ring piston sangat rumit. Jika salah sedikit saja, maka ring piston tidak akan berfungsi. Maka dari itu, mayoritas pemilik motor lebih suka mengganti ring piston di bengkel. Akan tetapi bagi yang ingin memasang ring piston otodidak, di bawah ini kami paparkan caranya.

Langkah-Langkah Memasang Ring Piston Dengan Benar

Sebelum mulai memasang ring piston, terdapat beberapa alat yang perlu dipersiapkan. Adapun alat-alat tersebut antara lain obeng, oli, kunci inggris, dan ring piston yang akan digunakan. Setelah semua alat tersebut terkumpul, silakan mengikuti cara memasang ring piston berikut.

1. Mempersiapkan Ring Yang Akan Dipasang

Cara memasang ring piston pertama adalah dengan mempersiapkan ring yang akan digunakan. Jika ring sepertinya butuh diganti, belilah ring yang sesuai dengan ukuran piston. Bagaimana cara mengetahui ukuran piston? Coba lihat buku panduan manual mesin yang digunakan (motor atau mobil sama saja).

Apabila ukuran ring sedikit tidak sesuai dengan piston, silakan mengampelas ring sedikit-sedikit. Akan tetapi hati-hati terluka karena tepian ring.

2. Bongkar Piston

Sebelum ring piston dipasang, piston tentunya perlu dilepas terlebih dulu. Saat membongkar piston, pastikan mesin dalam keadaan mati. Gunakan peralatan mekanik lengkap untuk melepaskannya.

Saat melakukan pelepasan piston, dianjurkan untuk sangat berhati-hati. Jangan sampai piston merusak komponen mesin lain saat ditarik ke luar. Setelah itu, letakkan piston dengan hati-hati.

3. Perkirakan Besar Celah Antara Ring dan Piston

Setelah piston ke luar dari mesin, perhatikan celah antara ring dan piston. Perkirakan seberapa besar celah tersebut. Selain memperkirakan besar celah, perkirakan pula ukuran ring yang dibutuhkan untuk menggantikan ring piston sebelumnya.

Ukuran ring piston bisa mempengaruhi performa mesin. Semakin sesuai ukurannya, maka performa mesin akan semakin kuat. Pun sebaliknya.

4. Sesuaikan Alur Ring Di Dalam Piston

Cara memasang ring piston selanjutnya adalah menyesuaikan alur ring di dalam piston. Cara satu ini bisa dibilang yang paling krusial. Di dalam piston, bukan hanya terdapat satu ring, melainkan ada tiga ring utama yang perlu disesuaikan.

Di bagian terbawah ring, pasang ring kompresi yang berwarna lebih terang dari ring di atasnya. Biasanya, terdapat tanda N/T. Selanjutnya, di atas ring tersebut pasang ring kompresi kedua. Tepian ring kompresi kedua meruncing ke bawah. Di permukaan ring ini terdapat tanda A.

Terakhir adalah ring oli, yang terletak di bagian paling atas. Terdapat tiga lapis ring oli, yakni ring samping, ring gelombang, dan ring tipis.

5. Atur Besar Celah Antara Ring Dan Piston

Pada langkah ketiga telah dianjurkan perkiraan celah antara ring dan piston. Berdasarkan perkiraan di langkah tersebut, sekarang aturlah besar celahnya. Tujuan mengatur besar celah adalah untuk meminimalkan potensi kebocoran kompresi. Letakkan celah ring menghadap ke atas agar oli tidak merembes melalui celah tersebut.

6. Lakukan Proses Finishing

Setelah ring tersusun dengan baik, lumasi ring dengan oli. Hal ini bertujuan untuk memberikan lumasan awal kepada ring piston baru. Sehingga nanti saat dipasang, ring piston sudah bisa dicek meski mesin belum diberi oli. Setelah diberikan oli, pasang kembali piston ke dalam mesin. Begitu piston terinstal seperti semula, hidupkan mesin. Cek apakah piston telah berfungsi dengan lebih baik dari sebelumnya.

Keenam langkah di atas adalah cara memasang ring piston yang perlu dilakukan dengan seksama. Sebelum mulai memasang ring piston sendiri, ada baiknya membaca buku manual mesin terlebih dahulu. Pahami fungsi ring piston dan komponen di dalamnya dengan baik, sehingga proses pemasangan bisa berjalan lancar.


6:11:00 AM