Ingin Mencoba Beternak Ikan? Inilah Cara Budidaya Ikan Lele Yang Praktis




cara budidaya ikan lele

Cara Budidaya Ikan Lele Yang Praktis - Ikan lele merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak disukai oleh masyarakat. Semakin tingginya permintaan masyarakat terhadap ikan lele tentunya menjadi peluang besar. Budidaya ikan lele memiliki peluang yang cukup besar sehingga patut dicoba. Bagaimanakah cara budidaya ikan lele?

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal

Salah satu media yang dapat digunakan sebagai tempat budidaya ikan lele adalah kolam terpal. Berikut ini uraian mengenai beberapa cara budidaya ikan lele di kolam terpal.

1. Mempersiapkan Bahan Pembuatan Kolam

Sebagai cara awal pembudidayaan ikan lele, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu bahan-bahan yang akan diperlukan. Misalnya terpal, meteran dan bambu. Jangan lupa untuk mempersiapkan tanah atau lahan yang digunakan untuk pembudidayaan ikan lele.

2. Membuat Kolam Terpal

Cara budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam terpal memang bisa terbilang tidak terlalu sulit. Setelah bahan-bahan pembuatan kolam sudah siap, segera lakukan langkah selanjutnya. Di dalam tahapan ini para calon pembudidaya harus memilih ukuran kolam yang tepat. Bagi pemula sebaiknya membuat kolam dengan ukuran 5x2 meter dahulu. Akan tetapi kolam dengan ukuran 10x8 meter juga bisa menjadi referensi yang baik.

3. Menggali Tanah Untuk Kolam

Tentu saja para pembudidaya membutuhkan tanah/lahan yang akan digunakan sebagai tempat untuk membuat kolam terpal. Untuk menggali kolam tersebut tidak ada ketentuan atau cara-cara khusus. Hanya saja untuk hasil yang lebih optimal, sebaiknya kedalaman tanah berada di ukuran 30-50 cm. Tujuannya agar kolam terpal tidak mudah jebol jika terkena air hujan atau banjir.

4. Membuat Pagar Kolam

Jika ingin menggunakan cara budidaya ikan lele dengan kolam terpal, sebaiknya jangan sampai melupakan pembuatan pagar. Tujuannya untuk membatasi bagian pinggir dari masing-masing sisi kolam ikan. Sebaiknya gunakan bambu utuh dengan ukuran panjang sekitar 35 cm.

5. Menyiapkan Benih Ikan Lele

Hal ini sangat penting dalam menentukan keberhasilan penerapan budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam terpal. Sebaiknya para calon pembudidaya memilih benih dengan ukuran antara 5 cm hingga 7 cm. Selain itu, keseragaman dalam memilih benih ikan lele juga sangat penting untuk dipertimbangkan.

Keseragaman ukuran dan kualitas benih akan mendukung perkembangan dan pertumbuhan ikan lele di dalam kolam. Adapun beberapa ciri benih ikan lele yang bagus yaitu ukuran tubuhnya proposional, warna sungut tidak pucat, mengkilap dan yang pasti benihnya aktif bergerak.

6. Mengisi Air Dalam Kolam

Walaupun benih dan kolam sudah siap untuk dijadikan tempat budidaya, namun jangan terburu-buru untuk menyebarnya dahulu. Sebaiknya para pembudidaya mengisi kolam dengan air yang bersih. Usahakan jangan sampai terlalu penuh sehingga tumpah ke jalanan. Adapun rata-rata ketinggian air kolam yaitu sekitar 60cm.

7. Melakukan Pemupukan

Tidak hanya tanaman saja yang perlu diberi pupuk. Ternyata salah satu cara budidaya ikan lele yang tidak boleh terlupakan adalah pemupukan. Pemberian pupuk dilakukan dengan media karung. Jadi, ambillah pupuk kandang untuk dimasukkan ke dalam karung. Sebaiknya isi ½ bagian karung saja jangan sampai penuh.

Satu kolam ikan lele sebaiknya diberikan dua buah karung pupuk. Selanjutnya tinggal meletakkan karung pupuk tersebut masing-masing karung tersebut di tengah atau pojok kolam. Beberapa hari kemudian, karung pupuk tersebut akan terapung di atas permukaan kolam. Setelah itu para pembudidaya dapat mencelupkan karung pupuk tersebut pada air kolam.

8. Menyebarkan Benih Ikan Lele

Setelah semuanya siap, kini pembudidaya tingga melakukan cara budidaya ikan lele yang terakhir yaitu menyebarkan benih. Cara penyebaran benih ikan lele ini cukup mudah, yaitu dengan melepaskan beberapa benih ikan tersebut secara langsung pada kolam. Sangat mudah, bukan?

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tembok

Selain kolam terpal, cara budidaya ikan lele dengan menggunakan media kolam tembok juga dapat menjadi salah satu referensi yang tepat. Adapun cara pembudidayaannya sama dengan menggunakan kolam terpal. Hanya saja perbedaannya pada cara pembangunan kolamnya.

Pada kolam tembok, para pembudidaya tidak perlu menggunakan terpal dan pagar bambu. Seluruh area kolam dan pagarnya dibuat dengan menggunakan semen dan pasir. Cara budidaya ikan lele di kolam tembok memang lebih awet. Hanya saja biayanya memang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan menggunakan kolam terpal.


4:53:00 AM