6 Cara Setting Fingerprint Yang Baik dan Benar




cara setting fingerprint

Cara Setting Fingerprint - Teknologi canggih kini sudah merambah ke semua kalangan terutama di dunia kerja. Saat ini untuk sekedar absensi pegawai di kantor sudah menggunakan kecanggihan teknologi yang disebut dengan mesin fingerprint. Meskipun canggih namun cara setting fingerprint terkadang menimbulkan kebingungan bagi yang pertama kali menggunakannya.

Fingerprint ini merupakan mesin absensi dengan metode sensor sidik jari. Fungsinya adalah sebagai alat absensi otomatis yang akan mencatat kehadiran dan ketidakhadiran para pegawai di sebuah instansi. Cara men-setting fingerprint memang tidak bisa dengan instan masih membutuhkan beberapa prosedur yang harus dilakukan. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mengatur mesin fingerprint untuk pertama kali pemakaian.

1. Mendaftarkan Mesin Fingerprint

Pastikan instansi yang akan dipasang mesin fingerprint ini mempunyai koneksi jaringan internet. Karena cara setting fingerprint untuk tahapan pertama yaitu dengan mendaftarkan nomer seri mesin dengan menggunakan pengaturan sesuai dengan serial dan LAN (ethernet).  Ikuti tahapan pendaftaran sesuai petunjuk yang muncul di layar mesin.

2. Mensetting Pengaturan Dasar Pada Fingerprint

Setelah pendaftaran berhasil dilakukan cara selanjutnya adalah mengisi daftar pengaturan dasar yang muncul pada layar. pengaturan-pengaturan dasar yang dibutuhkan oleh instansi. Pengaturan-pengaturan tersebut meliputi nama perusahaan atau instansi  kalian dengan panel pengaturan divisi atau departemen.

Atur juga sistem absen yang akan digunakan dalam perusahaan melalui panel pengaturan tabel waktu. Untuk pengaturan waktu absensi perusahaan atau instansi terkait bisa menggunakan sistem 2x absensi yakni pagi dan sore. Atau juga bisa menggunakan sistem 4x absensi yaitu pagi, siang, istirahat, hingga sore. Jangan lupa simpan atau menekan tombol ‘save’ tiap kali selesai melakukan perubahan pada mesin fingerprint.

3. Mengaktifkan Sidik Jari Semua Pegawai Terkait

Bagian terpenting dari cara setting fingerprint adalah mengaktifkan sidik jari semua pegawai yang terkait dengan instansi atau perusahaan tersebut pada mesin. Ini digunakan sebagai data sidik jari sampel untuk dijadikan memori sidik jari pada mesin fingerprint.

Sidik jari yang telah disimpan tersebut yang menjadi inti dan berfungsi sebagai tolok ukur daftar absensi pada mesin fingerprint. Dan untuk mengaktifkanya semua sidik jari pegawai harus direkam satu persatu supaya nanti bisa check-in pada mesinnya.

4. Atur Mesin Fingerprint Sesuai Jenis Koneksi

Cara setting fingerprint selanjutnya setelah memastikan semua sidik jari pegawai dalam instansi terekam dan disimpan adalah dengan memilih mesin fingerprint sesuai koneksi. Yaitu memilih sambungan atau koneksi yang akan dihubungkan dengan mesin fingerprint sesuai dengan pengaturan awal.

Sebelumnya pastikan mengecek semua pengaturan satu satu yang dirubah dari awal. jika sudah benar kemudian baru menekan tombol “sambung ke mesin” pada layar mesin fingerprint.

5. Konfirmasi Legalitas Penggunaan Mesin Fingerprint

Penggunaan mesin fingerprint harus memiliki legalitas atau izin resmi. Untuk itu program dari mesin fingerprint akan akan meminta konfirmasi bahwa kegiatan yang dilakukan untuk membuat mesin fingerprint aktif adalah kegiatan legal.

Cara konfirmasi mesin fingerprint ini adalah dengan meminta konfirmasi sidik jari sebanyak 3 kali. Cara setting fingerprint setelah melakukan konfirmasi pada program dalam mesin yaitu melakukan sampling absensi yang disediakan oleh mesin. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa mesin fingerprint berhasil diaktifkan dan siap untuk digunakan dalam perusahaan atau instansi tersebut.

6. Melakukan Percobaan Absensi Pada Mesin Fingerprint

Langkah terakhir untuk setting mesin fingerprint berhasil diaktifkan yaitu mencoba beberapa sampel absensi untuk beberapa pegawai perusahaan. Jika pengambilan sampel ini berhasil maka bisa mencoba melakukan absensi untuk pertama kali dengan semua pegawai yang sidik jarinya telah di rekam dan disimpan oleh mesin fingerprint.

Jika testing absensi pertama kali berhasil dilakukan, maka fingerprint ini siap digunakan untuk hari hari selanjutnya. Pastikan juga mesin absen fingerprint dipasang dengan posisi yang baik dan aman agar tetap mendapatkan sambungan daya.

Itulah beberapa tahapan cara setting fingerprint dengan baik dan benar. Dengan kecanggihan mesin fingerprint maka kegiatan absensi dalam sebuah instansi atau perusahaan bisa berjalan dengan lebih baik lagi. Menghindari kecurangan kecurangan absensi yang sebelumnya sering terjadi.

Karena dengan mesin ini maka akan selalu terekam kehadiran atau tidaknya seorang pegawai perusahaan. Ini juga mampu meningkatkan kualitas seorang pegawai serta jam kerja yang sudah ditetapkan oleh sebuah instansi atau perusahaan.


3:50:00 AM