Beginilah Cara Memasang Hardisk di Laptop




Cara Memasang Hardisk di Laptop

Cara Memasang Hardisk di Laptop - Memiliki laptop atau Notebook? Saat ini menjadi kebutuhan paling penting bagi pemilik mobilitas tinggi yang bekerja menggantungkan pekerjaannya pada Notebook maupun PC. Dimana pun dan kapanpun, dengan adanya laptop mengerjakan suatu tugas dengan mudah tidak perlu lagi menghadap di meja komputer desktop. Namun bagaimana dengan kondisi laptop yang rawan rusak, bahkan sangat sensitif terhadap goncangan terutama pada sistem hardisknya. Disinilah hardisk yang rusak atau ingin di up-grade dengan kapasitas besar. Untuk itu hardisk dapat diganti. Lalu bagaimana cara memasang hardisk di laptop, berikut penjelasannya :

1. Backup Semua Data Yang Ada Di Laptop

Ketika akan menambah hardisk maupun ingin mengganti hardisk. Pertama kali yang harus diperhatikan adalah pemindahan data yang bersifat penting agar tidak ada data yang hilang ketika memasang hardisk baru. Sehingga pemindahan atau backup data dapat dipindahkan lagi ke hardisk yang terpasang nantinya.

2. Pastikan Laptop Berada Dalam Kondisi Mati

Setelah melakukan tahap pemindahan data, untuk memasang hardisk baru pastikan bahwa laptop yang digunakan dalam kondisi mati. Dan lepaskan kabel catu (adaptor) dari laptop tersebut. Hal ini menghindari terjadinya konsleting saat melepas dan memasang hardisk. Selepas semuanya dalam kondisi mati barulah cari dimana letak hardisk.

Ketika laptop sudah dalam keadaan mati, untuk mengurangi resiko terjadinya sengatan listrik statis bisa lakukan pelepasan pada batrai laptop. Namun, tidak semua batrai pada laptop dapat terlepas dengan mudah. Untuk itu perhatikan juga kondisi dari laptop tersebut.

3. Perhatikan Tiap Sisi Hardisk Dari Laptop

Setelah Laptop di pastikan dalam kondisi mati, langkah selanjutnya tutup bagian atas laptop dan balikkan laptop di mana sisi bawah berubah menjadi sisi atas. Pahami tiap sisi pada laptop yang sudah terbalik untuk mempermudah cara memasang hardisk nantinya. Perhatikan juga baut yang ada di pengikat laptop karena tidak semua laptop membutuhkan obeng khusus contohnya dengan model pentalobe, di sinilah yang harus diperhatikan saat akan melepas bagian bawah laptop.

Setelah penutup hardisk terlepas semua, maka hardisk yang akan digantikan bisa diambil secara perlahan tanpa adanya baut yang tertinggal. Saat hardisk sudah terambil langkah selanjutnya lepaskan hardisk dari treynya. Disini perhatikan juga pada trey saat akan melepasnya jangan sampai kaki dari konektor mengalami kecacatan.

4. Perhatikan Tipe Hardisk

Hardisk memiliki 2 tipe yang berbeda yaitu IDE dan SATA. Dimana kedua hardisk tersebut memiliki konektor yang berbeda. Hardisk tersebut bisa dibedakan melalui sisi konektor yang ada, maka pembedaan kedua jenis hardisk ini adalah, Hardisk IDE, memiliki konektor dengan jumlah pin 47. Sedangkan Hardisk SATA konektornya terlihat sangat sederhana. Dari ke 2 hardisk tersebut pengguna laptop dapat memastikan dengan benar seperti apa hardisk yang dimiliki olehnya, sehingga pembelian hardisk bisa disesuaikan dengan merek laptop.

5. Pasangkan Hardisk Pada Laptop

Saat melakukan pemasangan langkah yang harus dipahami dengan teliti adalah bagian trey. Dimana sisi dari baut yang melekat pada trey harus dikembalikan seperti semula. Cara memasang hardisk pada laptop pun juga harus perlahan agar kaki konektor pada hardisknya tidak mengalami kebengkokan. Terlebih lagi pada pemasangan hardisk IDE yang mana konektornya sangat rawan. Sehingga pemasangan pada hardisk IDE harus diperhatikan secara detail dan perlahan.

6. Pasang Kembali Bagian Bawah Laptop

Jika hardisk sudah terpasang dengan benar. Dan semua kabel yang terputus sudah tertancapkan sesuai dengan keadaan semula. Maka tahap akhir adalah tahap penutupan cakram keras (letak dari hardisk). Jika sampai disini sudah dipastikan bahwa cara memasang hardisk telah usai. Dan pasang kembali semua sekrup di tempat semula hingga akhirnya bagian bawah laptop dapat tertutup dengan rapat.

7. Pengecekan Hardisk Yang Terpasang

Ketika pemasangan hardisk telah usai, pemilik laptop dapat memasangkan batrai laptop kemudian nyalakan laptop saat awal penghidupan. Pada awal menyalanya laptop biasanya akan muncul key options untuk dilakukan saat masuk kedalam bios (sistem ini selalu berbeda untuk masing-masing jenis laptop).

Perhatikan dengan saksama konfigurasi bios pada laptop tersebut. Jika hardisk telah terpasang maka akan terdeteksi pada bios dan laptop siap menjalankan instalasi Operating Sistem. Namun jika belum terpasang, pastikan lagi pada tahap pemasangan kaki-kaki konektor hardisk tersebut.

Jika dilihat cara memasang hardisk  di laptop sangat mudah. Namun untuk dipraktekkan ternyata sedikit rumit. Pasalnya konektor yang dimiliki oleh hardisk harus dipastikan tepat pada sasarannya dan tidak boleh ada yang cacat. Untuk itu cara memasang hardisk pada laptop di atas harus dilakukan dengan cukup hati-hati.


3:47:00 AM