Langkah Cara Memperbaiki File Corrupt Menggunakan SFC Serta Hal-Hal Tentangnya




caramemperbaikifilecorrupt

Cara Memperbaiki File Corrupt  - Seringkali masalah yang terjadi pada PC atau smartphone yang kita miliki adalah mengalami gangguan pada file. Yaitu ketika akan membuka file seringkali terjadi kesalahan atau bahkan file tidak dapat dibuka samasekali, ini yang biasa dikenal dengan file corrupt. Namun tidak perlu khawatir, cara memperbaiki file corrupt ternyata dapat kita lakukan sendiri dengan menggunakan alat pemeriksa file sistem atau SFC.

Cara Memperbaiki File Corrupt Dengan SFC

Jika beberapa fungsi pada windows tidak dapat bekerja atau corrupt, gunakanlah file checker untuk melakukan pemindaian pada windows di PC. Berikut akan diuraikan cara memperbaiki file corrupt dengan menggunakan SFC atau alat pemeriksa file sistem. Langkah-langkah yang ditulis berikut mungkin terlihat rumit namun cukup ikuti setiap langkah cara memperbaiki file corrupt berikut ini.

1. Sesuaikan Dengan Windows PC

Sebelum memulai langkah cara memperbaiki file corrupt ada baiknya kita menyesuaikan windows yang ada di PC terlebih dahulu. Jika yang digunakan adalah windows 10, windows 8.1, dan windows 8, langkah pertama yang dilakukan adalah jalankan dulu alat Development Image Servicing and Management (DISM) sebelum menjalankan pemeriksaan berkas sistem. Setelah itu tekan “Enter”, tindakan ini memerlukan waktu beberapa menit.

Catatan: saat menggunakan perintah ini, DISM akan menggunakan pembaruan windows untuk mencari berkas yang diperlukan dan kemudian diperbaiki kerusakannya. Namun apabila klien pemutakhiran windows telah rusak maka gunakanlah penginstalan windows yang sedang berjalan atau folder yang berisikan windows dari jaringan bersama atau media lepas seperti DVD.

2. Isian Prompt Perintah

Perintah sfc/scannow akan memindai semua file sistem yang dilindungi dan mengganti file rusak tersebut dengan salinan cache yang berada di folder terkompresi di %WinDir%\System32\dllcache.Pleceholder%WinDir% mewakili folder sistem operasi windows. Misal . C:\Windows.

Catatan: jangan tutup jendela prompt perintah ini hingga terverifikasi dan selesai sampai 100%. Hasil pemindaian akan ditampilkan setelah proses selesai. Jendela prompt akan otomatis menunjukan aktivitas penginstalan yang sedang kita lakukan. Sehingga kita dapat memantau telah sampai mana proses tersebut.

3. Cermati Notif Yang Muncul

Setelah segala cara memperbaiki file corrupt telah diselesaikan maka akan muncul pesan-pesan sebagai berikut. Diantaranya ialah perlindungan daya windows tidak menemukan pelanggaran integritas, dimana hal ini berarti file yang kita miliki tidak hilang atau rusak.

Jika yang muncul adalah pesan perlindungan sumber daya windows tidak dapat menjalankan operasi yang diminta. Ini artinya lakukan lagi pemindaian pemeriksa file sistem dalam mode aman. Dan pastikan bahwa file PendingDeletes atau PendingRenames ada dalam  %WinDir%\WinSxS\Temp.

Opsi Yang Dilakukan Bila File Belum Bisa Dibuka

Selanjutnya, jika notif yang muncul setelah pemindaian selesai dilakukan adalah perlindungan sumber daya windows menemukan file rusak dan tidak berhasil memperbaikinya. Maka sebelum mengambil langkah untuk memperbaiki file corrupt, yang harus dilakukan adalah dengan melihat detil proses pemeriksaan file sistem.

Untuk melihat proses pemeriksaan file sistem dengan menggunakan perintah Findstr, lalu lihat di detail Sfcdetails.txt. file ini berisikan detail mengenai setiap kali alat pemeriksa file sistem dijalankan pada PC. File ini memuat informasi yang dibutuhkan, termasuk mengenai file yang tidak diperbaiki oleh alat pemeriksa berkas. Dengan demikian kita dapat tahu langkah apa yang akan diambil selanjutnya.

Langkah Yang Diambil Bila Terdapat File Yang Tidak Dapat Diperbaiki

Apabila perlindungan sumber daya windows menemukan file rusak namun tidak dapat memperbaikinya. Detail akan muncul dalam CBS.Log. langkah yang diambil adalah dapat diperbaiki secara manual. Sebelumnya lihat detail prosesnya dengan alat pemeriksa berkas. Baru kemudian dapat diganti secara manual dengan salinan file baik yang telah disiapkan.

Langkah pertama yang dilakukan adalah mengambil kepemilikan administratif file sistem yang rusak. Dengan cara Salin dan tempel perintah “takeown/f.Path_And_File_Name pada prompt yang muncul lalu tekan tombol ENTER. Kemudian berikan akses penuh ke file sistem yang rusak kepada administrator. Untuk melakukan ini lakukan salin dan tempel perintah icacls Path_And_File_Name/GRANT ADMINISTRATORS:F. File name ini mewakili nama file yang rusak.

Lalu selanjutnya mengganti file sistem yang rusak dengan salinan file baik yang telah disiapkan. Untuk melakukan ini lakukan salin dan tempel perintah “menyalin Tujuan Source_File” lalu tekan ENTER. Source file ini mewakili jalur dan nama file dari nama file yang telah disiapkan. Sedangkan placeholder Tujuan ialah mewakili jalur dan nama file yang rusak.

Itulah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperbaiki file corrupt dengan menggunakan Alat Pemeriksa Berkas. Dimana keseluruhan penyebab file yang rusak haruslah dipindai terlebih dahulu dengan menggunakan SFC. Agar dapat mengetahui masalah apa yang terjadi.


4:51:00 AM