Tahapan Cara Memasang Baja Ringan Untuk Atap Bangunan




cara memasang baja ringan

Cara Memasang Baja Ringan - Baja ringan merupakan salah satu teknologi konstruksi baru sebagai pengganti kayu untuk pembuatan rangka atap bangunan. Bahan ini dikenal lebih awet dan tahan di segala cuaca. Bagi yang mau membangun rumah dengan rangka atap baja ringan, berikut ulasan tahapan dari cara memasang baja ringan sebagai atap bangunan.

Tahap Persiapan

Tahap pertama dalam cara memasang baja ringan pada atap bangunan adalah persiapan. Pada tahap persiapan ini sejumlah peralatan perlu disediakan. Persiapan ini sangat perlu agar dalam pengerjaan tidak terjadi gangguan teknis. Berikut apa saja yang perlu dipersiapkan.

A. Peralatan

Ada sejumlah peralatan yang harus dipersiapkan. Peralatan ini sifatnya harus ada karena penting dalam proses pengerjaan. Peralatan yang harus disediakan adalah
  • Meretan
  • Hexagonal socket
  • Bor
  • Waterpass
  • Siku
  • Gergaji Besi
  • Mesin Pemotong
  • Palu

B. Gambaran Perencanaan Proyek

Jangan lupa untuk siapkan pula gambaran perencanaan proyek. Gambar perencanaan tersebut umumnya berbentuk skema proyek. Desain skema proyek ini menjadi bahan acuan saat meletakkan kuda-kuda dan harus disusun secara hati-hati dengan banyak pertimbangan.

C. Peralatan K3

Penting juga untuk menyiapkan peralatan K3 (Kesehatan & Keselamatan Kerja). Memasang baja ringan terutama untuk atap bangunan akan memungkinkan pekerja untuk bekerja di atas ketinggian. Alat seperti helm, tali penyangah perlu juga untuk disiapkan.

Tahap Laveling Dan Marking

Setelah langkah persiapan telah terpenuhi, sudah bisa masuk langkah selanjutnya yaitu laveling dan marking. Laveling berarti penyamarataan. Sementara Marking yaitu penadaan. Berikut langkah-langkahnya :
  • Memastikan seluruh permukaan ring balok merata dan siku. Hal ini bisa dilakukan dengan alat bantu seperti waterpass. Bisa juga dengan alat penyiku. Pastikan semua ring balok benar-benar rata dan siku.
  • Memastikan rangka dasar ring balok sudah mengikat semua bagian bangunan. Selain itu pastikan juga rangkaian ring telah tersambung secara benar (monolith) dengan kolom yang ada di bawahnya.
  • Mengukur jarak yang diperlukan antar kuda – kuda sesuai gambar perencanaan. Agar pengukuran bisa tepat, sebaiknya beri tanda untuk posisi yang paling tepat.

Tahap Pemasangan Kuda-kuda

Setelah tahap persiapan, Laveling dan Marking, kemudian masuk tahap terakhir dari cara memasang baja ringan untuk atap bangunan. Tahap ini merupakan tahap pemasangan kuda-kuda. Berikut langkah-langkahnya :

a. Mengangkat Kuda-Kuda Dengan Hati-Hati

Pastikan untuk hati-hati dalam mengangkat kuda-kuda. Sebaiknya lakukan dengan bantuan orang lain. Hal ini dilakukan karena bila tidak hati-hati dan srampangan mengangkatnya bisa mengakibatkan rangkaian kuda-kuda yang selesai dirakit akan mengalami kerusakan.

b. Pastikan Posisi Kanan Dan Kiri Kuda-Kuda Tidak Terbalik

Sisi kanan dan kiri bisa dilihat dengan acuan posisi saat pekerja melihat kuda-kuda yang bagian mulut web yang terlihat. Bagian sebelah kiri pekerja disebut bagian kiri (L), sedangkan sisi kanan pekerja disebut bagian kanan (R).

c. Lakukan Pengecekan Kuda-Kuda Sudah Berdiri Tegak lurus Dengan Ring Balok

Untuk melakukan hal ini gunakan benang dan lot untuk mengatur posisinya. Jika kuda-kuda dirasa kurang kencang, bisa dikencangkan dengan plat L dan 4 buah screw 12- 14 x 20. Setelah itu agar posisinya tidak berubah, kuatkan plat L dengan ring balok menggunakan dynabolt.

d. Ulangi Dari Langkah Awal

Ulangi mulai langkah awal yang disesuaikan dengan rancangan gambar. Kemudian periksa semua jarak antara kuda-kuda satu dengan yang lainnya. Pada umumnya jarak antar kuda-kuda maksimum 1,2 meter.

e. Memeriksa Kedataran Semua Puncak Kuda-Kuda

Pastikan semua puncak kuda-kuda terpasang lurus, rapi dan rata. Selain itu periksa apakah garis noknya telah memiliki ketinggian sejajar. Setelah sejajar segera pasang balok nok. Setelah itu bisa langsung dipasang pengikat (bracing). Bracing ini berguna sebagai penguat baik diatas maupun dibawah top-chord.

g. Memasang Reng

Pemasangan reng dilakukan dengan memberi jarak yang disesuaikan penutup atap yang digunakan. Ikat setiap pertemuan reng dan kuda-kuda menggunakan sekrup. Skrup yang digunakan umumnya memiliki ukuran 10- 16 x 16 sebanyak 2 buah.

h. Memasang Outgriger

Outgrigger yaitu gording tambahan setelah kuda-kuda terakhir yang menumpu ringbalk. Jika atap yang akan dipasang berjenis pelana, outgrigger dipasang sebagai overhang. Panjang maksimal dari kuda-kuda terluar 120 cm dengan jarak antar outgrigger 120 cm

i. Memasang Ceiling Battens

Pasang ceiling battens dengan memberi jarak sekitar 120 cm antara satu dengan yang lainnya. Komponen ini harus dipasang pada permukaan bagian atas bottom chord kuda-kuda serta di srew. Jangan lupa beri bantalan bracket yang telah diikat menggunakan dynabold 2 buah.

Celling battens ini fungsinya untuk memperkuat ikatan antar kuda-kuda. Jika diperlukan, ketika membuat sambungan memanjang battens sebaiknya tepat diatas bottom chord. Itulah 3 tahap dari cara memasang baja ringan sebagai atap bangunan. Untuk hasil yang maksimal memang perlu ditangani oleh ahlinya yaitu petukang.


7:29:00 AM