Yuk Simak Cara Menanam Jamur Kuping di Sini




cara menanam jamur

Cara Menanam Jamur Kuping - Jamur menjadi salah satu makanan konsumsi yang banyak dipakai di berbagai masakan di Indonesia. Ada beragam jenis jamur yang biasa dikonsumsi, salah satunya adalah jamur kuping. Hal ini membuat banyak orang tertarik untuk mencari cara menanam jamur kuping. Memang menanam jamur kuping dapat menjadi sumber penghasilan tersendiri.

Bagi yang ingin menanam jamur kuping nampaknya harus menyimak alat dan bahan, serta langkah-langkah cara menanam jamur kuping di bawah ini. Apalagi bagi yang pertama kali melakukannya, sebaiknya menyimak caranya di sini. Lalu apa saja alat bahan serta tahapan menanam jamur kuping? Yuk simak secara lengkap di bawah ini.

Alat Dan Bahan Menanam Jamur Kuping

Pertama yang akan dibahas adalah alat dan bahan yang diperlukan. Tentu berbagai alat dan bahan ini perlu disiapkan sebelum mulai menanam jamur kuping. Ada beberapa alat bahan yang perlu disiapkan saat menanam jamur kuping. Inilah beberapa di antaranya :

Alat

Ada beberapa alat yang perlu disiapkan saat akan menanam jamur kuping. Berbagai alat tersebut akan membantu dalam proses penanaman jamur kuping. Inilah beberapa di antaranya :
  • Plastik
  • Pengepres (dapat diganti dengan botol
  • Cincin untuk plastik baglog (media tanam jamur)
  • Stik besi atau dapat diganti kawat

Bahan

Jika alat sudah disiapkan selanjutnya yang harus disiapkan adalah bahan. Ada beberapa bahan yang diperuntukkan untuk penanaman jamur kuping ini. Lalu bahan yang dibutuhkan apa saja sebenarnya? Inilah beberapa di antaranya :
  • Bibit jamur
  • Dedak
  • Sebuk gergaji
  • Kapur
  • Air

Cara Menanam Jamur Kuping

Jika sudah menyiapkan bahan-bahan yang ada, maka di sini akan dijelaskan terkait cara menanam jamur kuping. Untuk langkah-langkah menanam dibagi menjadi lima langkah. Berikut ini tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam cara menanam jamur kuping :

1. Menyiapkan Media Tanam

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan media tanam. Di sini kita akan menggunakan media tanam serbuk gergaji. Cara menyiapkan media tanam dengan serbuk gergaji cukup mudah. Pertama serbuk gergaji harus lebih dahulu diayak hingga halus. Untuk selanjutnya dicampur dengan bekatul, dan kapur. Jangan lupa tambahkan air.

Pencampuran bahan tersebut dengan porsi serbuk kayu sebesar 85% sampai 90%. Bekatul sebanyak 10 sampai dengan 15% serta kapur 1 sampai 3%. Campurkan semua bahan dengan ditambahkan air, hingga kadar airnya mencapai 50 sampai 70%.

2. Menumbuhkan Lingkungan Ideal Untuk Media Tanam

Selanjutnya yang harus dilakukan adalah mulai membuat lingkungan yang ideal untuk melakukan media tanam. Lingkungan yang ideal ini bisa diperoleh melalui proses fermentasi. Cara melakukan fermentasi adalah dengan mendiamkan media tanam yang telah dibuat. Ini berlangsung hingga kurang lebih 4 sampai 5 hari.

Jangan lupa untuk membolak balikkan media setiap dua hari sekali. Biasanya saat dilakukan fermentasi suhu dari media tanam akan meningkat hingga mencapai 70%. Nantinya media yang siap tanam memiliki warna coklat tua hingga hitam.

3. Membuat Baglog Sebagai Tempat Penanaman Jamur

Jika media tanam dirasa sudah siap, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat baglog. Jadi baglog di sini merupakan sebuah tempat yang akan digunakan untuk menanam jamur. Untuk membuat baglog, pertama masukkan media tanam yang ada ke dalam plastik yang tahan panas. Setelah dimasukkan ke dalam plastik, jangan lupa padatkan dengan pengepres atau dipukul dengan botol.

Pada leher botol buatlah menjadi mengerucut, ini untuk memudahkan memasukkan cincin. Selanjutnya pada leher botol jangan lupa tutup dengan kapas dan juga penutup baglog.  Nantinya baglog yang akan ditanami memasuki fase sterilisasi.

4. Mulai Pemasukan Bibit

Jika ketiga tahapan tersebut sudah dilalui maka mulailah memasukkan bibit. Rata-rata untuk tiap kantung bibit memerlukan 0,5 gram bibit jamur kuping. Untuk bibit yang berbentuk cairan pengaplikasiannya cukup mudah, yakni dengan melakukan suntikan pada baglog. Sedang metode lain pengaplikasian bibit dapat dengan memasukkan bibit melalui ujung (mulut) baglog.

5. Proses Inkubasi Lanjutan

Jika semua tahap sudah dilalui kemudian mulai dilakukan inkubasi. Ini menjadi proses terakhir dari penanaman jamur kuping. Dalam proses inilah nantinya yang paling penting untuk menentukan apakah jamur akan berhasil tumbuh atau tidak.

Itulah tahapan-tahapan dalam cara menanam jamur kuping. Ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan untuk menanam jamur kuping. Pastikan semua prosedur berjalan dengan baik agar hasil yang diperoleh juga maksimal ya.


5:21:00 AM